DANA dukung pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba
Jakarta (ANTARA) - Dompet digital DANA terus melanjutkan komitmennya untuk turut mendorong pengembangan ekonomi kreatif kawasan Danau Toba melalui partisipasi aktifnya di dalam kampanye #BeliKreatifDanauToba yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo.Komitmen DANA dalam mendukung #BeliKreatifDanauToba diwujudkan melalui solusi teknologi finansial yang dikembangkannya untuk dimanfaatkan sebagai sarana dalam mendorong percepatan transformasi digital UMKM/IKM Kawasan […]
Jakarta (ANTARA) - Dompet digital DANA terus melanjutkan komitmennya untuk turut mendorong pengembangan ekonomi kreatif kawasan Danau Toba melalui partisipasi aktifnya di dalam kampanye #BeliKreatifDanauToba yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Komitmen DANA dalam mendukung #BeliKreatifDanauToba diwujudkan melalui solusi teknologi finansial yang dikembangkannya untuk dimanfaatkan sebagai sarana dalam mendorong percepatan transformasi digital UMKM/IKM Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, yang merupakan satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.

Chief People & Corporate Strategy Officer DANA, Agustina Samara, mengatakan Danau Toba sebagai satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) memiliki potensi yang sangat besar, termasuk dalam hal menghasilkan produk artisan dari UMKM.

"Untuk memajukan dan meningkatkan kapasitas UMKM/IKM di kawasan Danau Toba, perlu upaya digitalisasi agar mampu berdaya saing dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Transformasi digital merupakan solusi, termasuk bagi UMKM/IKM, untuk bisa beradaptasi dengan berbagai dinamika di era disrupsi digital serta sejumlah tantangan baru akibat pandemi, sehingga bisnisnya tetap tumbuh berkelanjutan," ujar Agustina dalam keterangan tertulis, Kamis.

Agustina menambahkan, sebagai perusahaan teknologi finansial yang berkomitmen menjadi katalisator bagi ekosistem ekonomi digital, DANA menyadari pentingnya partisipasi layanan aplikasi keuangan digital seperti DANA untuk menjadi motor penggerak di dalamnya.

"Sesuai dengan komitmen DANA sebagai sahabat UMKM, kami mendukung inisiasi-inisiasi pemerintah dengan memanfaatkan teknologi yang kami kembangkan. Kami juga akan terus melanjutkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri, pemerintah daerah dan pusat, hingga kalangan pendidikan dan komunitas," kata Agustina.

Baca juga: Konsultasi ke dokter kini bisa lewat aplikasi DANA

Baca juga: Lima aplikasi untuk bayar zakat online

"Melalui #BeliKreatifDanauToba yang sejalan dengan misi DANA, kami optimistis teknologi digital akan makin inklusif berkat gotong-royong digital yang digerakkan oleh seluruh ekosistem perekononian nasional," dia melanjutkan.

Selama sepekan, DANA ikut menyelenggarakan "Roadshow UMKM Siap Digital" yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di tiga daerah, yaitu Toba, Samosir, dan Dairi.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 200 partisipan. DANA juga bekerja sama dengan Institut Teknologi Del untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM dan mengajarkan pula pentingnya digitalisasi untuk mahasiswa.

Melalui kegiatan roadshow tersebut, DANA membantu para UMKM yang ingin terhubung dengan ekosistem digital untuk bergabung dalam DANA Bisnis agar dapat memanfaatkan kemudahan, keamanan, kenyamanan dan keunggulan dari fitur khusus untuk pelaku usaha tersebut.

Saat ini, pengguna DANA Bisnis tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Untuk Pulau Sumatera, jumlah pengguna DANA Bisnis mencapai lebih dari 18.000 dan lebih dari 5.500 di antaranya berada di Sumatera Utara, termasuk UMKM di sekitar Danau Toba.

Selain itu, DANA juga menggelar "Masterclass UMKM Ekonomi Kreatif Digital" yang merupakan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM terpilih untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam berbisnis serta memperluas potensi jaringan di sekitarnya.

Dalam acara peluncuran #BeliKreatifDanauToba, Wakil Menparekraf juga menggunakan DANA untuk bertransaksi secara non tunai, menggunakan QRIS ke tiga UMKM pilihan dari Masterclass Danau Toba, diantaranya Sambal Toba Andaliman, Rumah Karya Indonesia, dan Kopi Aroma Toba.

"DANA berharap seluruh kegiatan tersebut dapat mendukung misi pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif lewat kampanye #BeliKreatifDanauToba dan mendorong digitalisasi UMKM di kawasan Danau Toba. DANA juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semua pihak guna meningkatkan perekonomian setempat dan mempercepat digitalisasi di seluruh wilayah Indonesia," ujar Agustina.

Kampanye #BeliKreatifDanauToba merupakan tindak lanjut dari Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia (BBI). Sepanjang 2020, BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM untuk bergabung dalam platform e-commerce dan terhubung dengan ekosistem ekonomi digital.

Menurut Wamenparekraf, #BeliKreatifDanauToba akan memberikan pendampingan terhadap 5.700 pelaku ekonomi kreatif di Sumatera Utara agar mereka dapat bergabung dalam e-commerce untuk peluasan pasar dan penguatan produk secara digital.

Baca juga: Dana darurat hingga transaksi digital jadi favorit di masa pandemi

Baca juga: MAMI dan Raiz Invest jalin kerja sama pemasaran reksa dana syariah

Baca juga: Bayar parkir lebih mudah hasil kolaborasi DANA dan Parkee

Pewarta: Arindra MeodiaEditor: Maria Rosari Dwi PutriCOPYRIGHT © ANTARA 2021

|0|https://www.antaranews.com/berita/2016777/dana-dukung-pengembangan-ekonomi-kreatif-di-kawasan-danau-toba|1|https://img.antaranews.com/cache/800x533/2020/12/28/DANA-Fitur-Minta-Uang_1.jpg|2|www.antaranews.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *