Pesawat Asing Boleh Beroperasi di RI saat Keadaan Tertentu
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat asing diizinkan beroperasi di Indonesia pada keadaan tertentu dan dalam waktu terbatas. Ketentuan ini tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2021 terkait Penyelenggaraan Bidang Penerbangan. Beleid diteken kepala negara pada 2 Februari 2021. "Dalam keadaan tertentu dan dalam waktu terbatas pesawat udara asing dapat dioperasikan setelah mendapat izin dari […]

Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat asing diizinkan beroperasi di Indonesia pada keadaan tertentu dan dalam waktu terbatas. Ketentuan ini tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2021 terkait Penyelenggaraan Bidang Penerbangan. Beleid diteken kepala negara pada 2 Februari 2021.

"Dalam keadaan tertentu dan dalam waktu terbatas pesawat udara asing dapat dioperasikan setelah mendapat izin dari menteri," tulis Pasal 41 ayat 2 PP 32/2021 seperti dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (26/2).

Keadaan tertentu yang dimaksud, yaitu tidak tersedia kapasitas pesawat udara di Indonesia. Lalu, tidak tersedianya jenis atau kemampuan pesawat udara Indonesia untuk melakukan kegiatan angkutan udara.

Kemudian, boleh juga untuk keadaan tertentu dalam bentuk bencana alam maupun bantuan kemanusiaan.

"Dalam waktu terbatas merupakan waktu pengoperasian pesawat udara asing dibatasi sampai dapat ditanggulanginya keadaan tertentu oleh pesawat udara Indonesia," jelas Pasal 41 ayat 4.

Selanjutnya, izin dari menteri untuk operasional pesawat asing itu diberikan ke badan hukum Indonesia setelah memenuhi persyaratan.

Mulai dari sertifikat kelaikudaraan yang masih berlaku, sertifikat pendaftaran yang masih berlaku, radio permit, serta masa berlaku sertifikat operator pesawat udara dan sertifikat pengoperasian pesawat udara dari negara tempat pendaftaran pesawat tersebut.

Lalu, dipersyaratkan juga dokumen soal masa berlaku sertifikat operator pesawat atau sertifikat pengoperasian pesawat badan hukum Indonesia yang mengajukan izin, operation specification, sertifikat operator pesawat atau sertifikat pengoperasian pesawat di mana pesawat tersebut terdaftar di dalamnya, dan bukti asuransi pesawat.

Tak ketinggalan, perlu juga menyesuaikan dokumen kesesuaian dan masa berlaku lisensi dari personel pesawat yang melakukan pengoperasian dan perawatan pesawat, perjanjian antar pemegang sertifikat operator pesawat atau sertifikat pengoperasian pesawat yang mengatur mengenai pelimpahan pengawasan teknis, hingga surat rekomendasi/permohonan dari instansi terkait yang membutuhkan.

"Pesawat udara asing dilakukan pengawasan oleh negara di mana pesawat itu terdaftar kecuali dilakukan pelimpahan tanggung jawab dan fungsi yang dituangkan melalui perjanjian antarnegara," terang Pasal 43 ayat 1.

Perjanjian antarnegara itu memuat sedikitnya soal pelimpahan tanggung jawab dan fungsi pengawasan serta pengakuan terhadap lisensi dan sertifikat yang diterbitkan oleh negara pendaftaran yang meliputi sertifikat kelaikudaraan pesawat, sertifikat stasiun penerbangan di pesawat udara, dan lisensi personel pesawat udara.

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengajuan izin pengoperasian pesawat udara asing dari menteri akan diatur dengan peraturan menteri.

[Gambas:Video CNN]

(uli/bir) |0|https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210225175325-92-610961/pesawat-asing-boleh-beroperasi-di-ri-saat-keadaan-tertentu|1|https://akcdn.detik.net.id/visual/2015/02/20/d7a42311-31cd-466a-9357-27bcd8e2829c_169.jpg?w=650|2|www.cnnindonesia.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *