Dikaitkan Teroris, Rizieq Shihab Makin Tersudut Posisinya, Azis Yanuar: Itu Fitnah, Keji Sekali!
Foto Poster Rizieq Shihab sebagai barang bukti penangkapan teroris (Foto: Istimewa) JAKARTA, REQnews - Rizieq Shihab kian tersudut baru-baru ini. Pasalnya, Polda Metro Jaya memajang barang bukti berupa baju bertuliskan FPI hingga poster Rizieq Shihab dalam konferensi pers (konpers) penangkapan terduga teroris di Jakarta dan Bekasi. Menyikapi hal itu, pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) Aziz […]

Foto Poster Rizieq Shihab sebagai barang bukti penangkapan teroris (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Rizieq Shihab kian tersudut baru-baru ini. Pasalnya, Polda Metro Jaya memajang barang bukti berupa baju bertuliskan FPI hingga poster Rizieq Shihab dalam konferensi pers (konpers) penangkapan terduga teroris di Jakarta dan Bekasi.

Menyikapi hal itu, pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) Aziz Yanuar angkat bicara. Ia menegaskan poster HRS itu tidak bisa dikaitkan dengan keterlibatan HRS dalam aksi terorisme.

"Terkait Habib Rizieq itu posternya itu kita masih mau cek lagi, menjelaskan tidak bisa begitu saja disangkutpautkan. Kalau misalnya di rumahnya itu ada posternya lainnya kan belum bisa disangkutpautkan juga. Jadi terlalu dini kalau ngambil kesimpulan. Justru itu malah menunjukkan memang ada operasi intelijen untuk pembusukan Habib Rizieq," kata Aziz Yanuar kepada wartawan, Selasa 30 Maret 2021.

Azis pun enggan berkomentar terkait penangkapan terduga terorisme itu. Ia beralasan, proses hukum masih berlangsung. "Kita belum bisa komentar lebih lanjut soal hal tersebut, karena kan sekarang orangnya saja kalau teroris itu kan tidak bisa didampingi. Nah kita gimana bisa crosscheck (poster HRS) gitu kan. Ntar kayak waktu itu sama waktu 'Km 50' juga sama, konpers-konpers kan. Jadi kita lebih berhati-hari menyikapi itu," kata dia.

Kata dia, Rizieq Shihab menolak dan mengecam aksi terorisme yang menyasar warga sipil yang tidak bersenjata. "Udah jelas Habib Rizieq menolak keras, mengutuk dan mengecam aksi teror-teror tersebut yang ditujukan kepada masyarakat, kepada rakyat yang tak bersenjata. Sudah jelas dari awal Habib Rizieq konsisten dalam bingkai kesatuan NKRI menolak segala bentuk terorisme, sudah jelas," katanya.

"Habib Rizieq itu jelas ketika mencintai negeri ini ada yang tidak benar dikoreksi dengan cara yang konstitusional, tidak dengan cara seperti itu, dan Habib Rizieq menolak dan mengimbau para pelakunya untuk tidak berbuat demikian," ujarnya lagi.

Aziz Yanuar kembali menegaskan bahwa poster tersebut tidak bisa dikaitkan kliennya terlibat dalam aksi dugaan terorisme itu. "Kalau itu rekayasa, bagi para ini ya, kalau memang benar itu ada rekayasa ya keji sekali itu, fitnah itu. Sangat tidak bisa dikaitkan, poster Habib Rizieq ada di mana-mana, nggak bisa semudah itu mengkaitkan," ucap Aziz.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers mengenai penangkapan terduga teroris. Dalam jumpa pers itu dipajang barang bukti berupa baju bertuliskan FPI hingga poster Habib Rizieq.

Ada juga baju bertuliskan FPI dan buku berjudul 'FPI Amar Ma'ruf Nahi Munkar' yang ikut dipajang dalam deretan barang bukti. Selain itu, ada baju bertulisan 'Laskar Pembela Islam (LPI)'.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tidak menjelaskan lebih detail mengenai baju dan buku FPI tersebut. Dia juga tidak menjelaskan dari terduga teroris mana baju dan buku itu ditemukan. Fadil hanya menjelaskan bahwa temuan baju tersebut akan didalami.

"Ya termasuk itu. Jika ada keterkaitan, itu kan sebagai temuan awal. Akan didalami oleh teman-teman Densus 88," kata Fadil menjawab pertanyaan wartawan mengenai baju FPI yang ikut dipajang dalam barang bukti.

|0|https://www.reqnews.com/news/31173/dikaitkan-teroris-rizieq-shihab-makin-tersudut-posisinya-azis-yanuar-itu-fitnah-keji-sekali|1|https://photo.reqnews.com/data/images/Screenshot_2(2).jpg |2|www.reqnews.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *