Kreator dan Konten Digital Menjamur Selama Pandemi
PERNAKAH konten kolom exploremu dipenuhi oleh jogetan yang diiringi oleh satu lagu yang sama, namun dilakukan oleh orang yang berbeda-beda, alias jogetan tersebut sedang viral. Bahkan disaat kamu membuka berbagai aplikasi media sosial lainnya, televisi pun menampilkan konten yang sama. Selama pandemi banyak orang yang sudah terlalu lama berdiam diri di rumah dan ingin berkegiatan. […]

PERNAKAH konten kolom exploremu dipenuhi oleh jogetan yang diiringi oleh satu lagu yang sama, namun dilakukan oleh orang yang berbeda-beda, alias jogetan tersebut sedang viral. Bahkan disaat kamu membuka berbagai aplikasi media sosial lainnya, televisi pun menampilkan konten yang sama.

Selama pandemi banyak orang yang sudah terlalu lama berdiam diri di rumah dan ingin berkegiatan. Akhirnya, untuk mengatasi rasa jenuh tersebut, orang-orang mulai mencoba berbagai hal yang baru dan mudah untuk di pelajari. Salah satunya dalam membuat konten.

Baca Juga:

Menparekraf Dukung Film Format Vertikal

Setiap saat bermuncul kontekreator baru di masa pandemi. (Foto: instagram@chndrika_)

Baik konten untuk YouTube, TikTok, Instagram, dan masih banyak lagi. Terlebih, saat ini dengan ponsel pintar hampir semua dapat dilakukan, seperti bikin vlog, podcast, dan masih banyak lagi. Sehingga setiap orang mampu memanfaatkan hal tersebut.

Sehingga kini banyak konten kreator baru yang bermunculan dari berbagai platform tersebut. Konten-konten tersebut pun sangat beragam, mulai dari berbagi keseharian, membuat video tutorial, hiburan, hingga keisengan terhadap kerabatnya atau yang saat ini dikenal dengan istilah “Prank”. Biasanya seseorang yang secara terus menerus membuat konten yang dinilai oleh banyak orang adalah konten yang bagus, orang tersebut akan memiliki banyak pengikut atau penggemar yang membuatnya semakin terkenal di dunia maya.

Nama-nama seperti Anselma, Chika, Fadil Jaidi, dan masih banyak lagi, seringkali membuat konten yang apik dan disukai banyak orang, dan kini mereka menjadi makin terkenal. Selain munculnya banyak konten kreator baru, selama pandemi bahkan banyak artis yang mulai membuat akun youtube nya sendiri. Pandemi juga tentunya berdampak pada industri hiburan, banyak konser, acara langsung disebuah tempat, festival yang harus di batalkankeberlangsungannya, sehingga banyak artis yang memiliki waktu luang dari batalnya acara tersebut.

Baca Juga:

Mengerjakan Skripsi di Masa Pandemi Enggak Melulu Negatif

Para artis juga memanfaatkan momen ini untuk membuat konten dengan ide mereka sendiri, beberapa juga ada yang membuat seperti stasiun televisinya tersendiri namun melalui platform streaming video online. Seperti KUY Entertainment yang di gagas oleh Gading Marten dan Rafi Ahmad. Kanal YouTube yang hadir dan tumbuh melesat selama pandemi ini, menghadirkan berbagai konten yang dapat menghibur banyak orang. Kanal ini juga dibawakan oleh banyak artis dengan gaya natural, atau para artis bisa menjadi dirinya sendiri yang menunjukan bahwa artis juga manusia biasa.

Selain itu, duo host Vincent dan Desta juga membuat kanal youtube mereka. Mereka mengunggah berbagai konten yang umumnya mewawancarai artis-artis yang punya cerita unik dan mengulik keunikan tersebut untuk diceritakan kepada banyak orang. Belum genap satu tahun kanal ini dibuat, sudah ada hampir satu juta orang yang berlangganan kanal tersebut.

Dengan demikian, pandemi tidak hanya memaksa banyak orang untuk tetap berada di rumah, tetapi pandemi juga membuat banyak orang untuk mengatasi kejenuhannya selama masa karantina dengan menjadi lebih kreatif.(kna)

Baca Juga:

Ketika Pandemi Mengubah Gaya Rambut

|0|https://merahputih.com/post/read/kreator-dan-konten-digital-menjamur-selama-pandemi|1|https://merahputih.com/media/2a/cf/ef/2acfef4cc28626bb8708a532bd170de4.jpg|2|merahputih.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *